WOW Pohon ini bernilai ratusan juta perkilonya

helo sobat tanaman, kali ini saya akan memberikan informasi tentang Pohon bernilai ratusan juta perkilonya, pohon apakah itu? yuk kita simak baik baik penjelasan dibawah ini.
Ada satu kandidat pohon yang bisa kamu jual dengan harga mahal: gaharu. Saking mahalnya, gaharu ini dijual dengan satuan beratnya, bukan meter kubik seperti kebanyakan jenis kayu.
Kayu gaharu. Sumber: Agar Wood Oud Bukhoor
Gaharu dengan kualitas sangat baik bisa dihargai $30.000 (Rp 420 juta untuk kurs hari ini) per kilogram. Angka yang terbilang fantastis untuk sebuah kayu. Kelangkaan kayu yang juga dikenal sebagai agarwood ini menjadikan harganya semakin meroket.
Kayu gaharu biasanya digunakan untuk bahan parfum, dupa, dan juga ukiran. Kayu yang mengandung resin gaharu biasanya akan cenderung menghitam.
Saya kutipkan definisi gaharu dari SNI 01-5009.1-1999:
Gaharu adalah sejenis kayu dengan berbagai bentuk dan warna yang khas serta memiliki kandungan kadar damar wangi, berasal dari pohon atau bagian pohon penghasil gaharu yang tumbuh secara alami atau telah mati, sebagai akibat dari proses infeksi yang terjadi baik secara alami atau buatan pohon tersebut, dan pada umumnya terjadi pada pohon Aquilaria sp. (Nama daerah: Karas, Alim, Garu dan lain-lain)
Gaharu sebenarnya tidak hanya merujuk pada satu jenis spesies. Ada beberapa spesies yang biasanya menghasilkan kayu gaharu, kebanyakan adalah spesies dengan genus Aquilaria dan Gyrinops.
Indonesia adalah salah satu penghasil utama gaharu dengan berbagai jenis spesies yang tumbuh secara alami. Terutama di daerah Indonesia Timur.  karena Pohon ini bernilai ratusan juta perkilonya
Gaharu pada awalnya didapatkan dari pohon yang alami tumbuh di hutan. Hal yang perlu dicamkan baik-baik adalah: pohon gaharu yang tumbuh normal tidak akan bisa dijual mahal. Nilai kayu gaharu ‘normal’ hanya setara dengan kayu bakar. Seperti yang disebut pada standar SNI di atas, biasanya pohon itu mengalami infeksi baik alami atau buatan.
Penanaman masif pohon gaharu
Penanaman pohon-pohon penghasil gaharu menjadi semakin masif di berbagai daerah di Indonesia, termasuk Pulau Jawa. Mungkin karena tergiur dengan harganya yang mahal.
Bahkan saya banyak mendengar, ada perusahaan yang menawarkan kerjasama kepada masyarakat agar mau menanam pohon gaharu di lahan masyarakat.
Perusahaan akan memberikan perlakuan untuk memicu terjadinya infeksi dengan cara buatan atau ‘inokulasi buatan’, bisa dengan bahan kimia tertentu, pelukaan, atau dengan jamur tertentu (sering mendengar penggunaan jamur Fusarium sp.).
Lalu, ketika sudah saatnya panen, perusahaan akan membayar sejumlah uang kepada yang menanam.
Penipuan atau bukan? Tetap harus waspada. Namanya juga pohon, butuh waktu bertahun-tahun sebelum bisa dipanen dan bisa dibuktikan.
Apalagi metode-metode ‘inokulasi buatan’ tidak akan 100% bisa berhasil. Para pegiat gaharu dan peneliti dari berbagai institusi serta perguruan tinggi sedang berlomba-lomba menemukan metode yang paling tepat. Bahkan universitas di Tiongkok pun menaruh perhatian besar untuk menciptakan metode yang tepat.
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk dipanen atau ditebang dari sejak penanaman pohon tersebut?
Untuk gaharu yang tumbuh di alam. Tentunya kita tidak perlu menanamnya. Namun, kita harus mengeksplorasi hutan untuk menemukan pohon yang menghasilkan gaharu. Hal ini bukan pekerjaan gampang.
Jika ingin mencoba menanam sendiri dan melakukan inokulasi buatan mungkin dibutuhkan waktu 5–15 tahun. Hal yang perlu diingat, bisnis penanaman gaharu akan menjadi bisnis dengan risiko tinggi dan tingkat keberhasilan yang belum tentu menggembirakan. Siapapun yang ingin berbisnis gaharu, pertimbangkan matang-matang. Jangan serakah hanya karena mendengar “katanya”. itulah mengapa  Pohon ini bernilai ratusan juta perkilonya. 
demikian informasi yang saya dapat berikan, semoga bermanfaat

3 Responses to "WOW Pohon ini bernilai ratusan juta perkilonya"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel